Sabtu, 05 Mei 2018

24 Cara Menghilangkan Bau Badan Menyengat Secara Ampuh

Bau badan selain baunya membuat tidak nyaman, juga membuat tidak percaya diri saat bertemu dengan orang-orang.

Bau badan biasanya berasal dari ketiak dan bagian tubuh lainnya. Seringkali seseorang karena sudah terbiasa dengan bau badannya sendiri, sehingga tidak menyadari aroma tidak sedap yang berasal dari tubuhnya sendiri.


Awal munculnya bau badan dari kelenjar keringat. Orang-orang pastinya mempunyai yang namanya kelenjar keringat ini.

Sebenarnya bukan keringat yang menyebabkan bau badan, namun melekatnya keringat pada kulit dalam waktu lama akhirnya menimbukan masalah.

Selama keringat menempel pada tubuh, maka bakteri-bakteri yang ada di kulit akan berkembang biak dengan sangat cepat, hal inilah yang akhirnya menyebabkan terjadinya bau badan.

Berikut di bawah ini berbagai cara menghilangkan bau badan:

1. Perbaiki Pola Hidup Anda

Hal pertama yang harus dilakukan untuk menghilangkan bau badan adalah perbaiki pola hidup sehari-hari. Dengan baiknya pola hidup maka diharapkan masalah keringat akan hilang secara perlahan.Dari laman tanya-jawab Klikdokter.com, seorang Pria berusia 27 tahun mengeluhkan tentang bau badannya dan bertanya cara untuk mengatasinya. Maka dr. Resthie Rachmanta Putri. M.Epid menjawab bahwa bau badan dipengaruhi oleh kondisi produksi keringat. Masalah ini umumnya sulit untuk dihilangkan sepenuhnya, tapi Anda masih bisa meminimalisir nya. dr. Resthie Rachmanta memberikan beberapa tips pola hidup untuk mengatasi bau badan, yaitu:

- Pastikan Anda mandi secara teratur (jangan sampai Anda malas mandi), dan usahakan untuk menggunakan sabun antiseptik.

- Usahakan agar bagian ketiak dan kaki tetap kering. Hal ini untuk menghindari pertumbuhan bakteri penyebab bau badan secara pesat.

- Pertimbangkan untuk mencabut atau mencukur bulu ketiak, karena bisa mengurangi keringat dan bau badan.

- Usahakan untuk menggunakan pakaian berbahan alami karena tidak menghambat penguapan keringat tubuh (misalnya bahan katun).

- Gunakan juga sepatu dan kaos kaki dari bahan alami agar tidak menghambat penguapan keringat dari bagian kaki. Selain itu, Anda harus menukar kaos kaki setiap hari.

- Coba perhatikan, apakah makanan bisa mempengaruhi bau badan Anda? Beberapa jenis makanan yang umumnya bisa memicu bau badan yaitu makanan-makanan dengan aroma yang kuat, serta beberapa bahan makanan seperti bawang, bawang putih, minyak, makanan berlemak, dan alkohol.

- Hindari menggunakan kaos kaki seharian penuh. Anda harus memberikan waktu cukup banyak untuk bertelanjang kaki sehingga mengurangi kelembaban pada kaki.

- Hindari hal-hal yang memicu stres, salah satunya yaitu terlalu banyak pikiran. Kondisi stres bisa menyebabkan resiko keluarnya keringat secara berlebihan.

- Jika Anda mengalami produksi keringat yang berlebihan karena kondisi kesehatan yang serius. Anda mungkin perlu pergi ke dokter untuk mengetahui masalah apa yang terjadi.


2. Terapkan Jeruk Nipis pada Ketiak

Pada tulisan berjudul Langkah Mudah Hilangkan Bau Badan Hanya Dengan Jeruk Nipis (Vemale.com) menyebutkan bahwa salah satu cara mudah untuk menghilangkan bau badan yang menyengat adalah dengan memanfaatkan jeruk nipis.



Anda hanya perlu menyiapkan buah jeruk nipis yang matang, lalu potong dan gosokkan pada ketiak Anda. Lalu diamkan hingga kering, lalu Anda juga bisa membilasnya dengan air bersih sebelum mengenakan pakaian.Usahakan melakukan perwatan ini setiap hari, atau setidaknya beberapa kali dalam seminggu.Penggunaan bahan alami jeruk nipis ini bisa menjadi pengganti deodoran yang cukup efektif.

Jeruk nipis memiliki kandungan asam sitrat yang bekerja untuk membasmi bakteri penyebab bau badan dan jamur pada ketiak.

Hanya saja, hindari penggunaan bahan alami jeruk nipis ini apabila kondisi kulit Anda sedang terluka.

Penggunaan jeruk nipis ini selain untuk menghilangkan bau badan, juga dapat membantu memutihkan kulit ketiak.

Apakah Aman Penggunaan Jeruk Nipis pada Kulit?

Dari laman Wolipop.Detik.com, seorang Beauty vlogger bernama Farah Dhukai men-share tutorial menghilangkan bau badan dengan menggunakan jeruk nipis. Jeruk nipis diambil airnya untuk dijadikan “deodorant alami”.Farah Dhukai menjelaskan bahwa jeruk nipis mampu membuat ketiaknya tetap kering dan memiliki aroma segar.

Ketiaknya tetap aman meski dirinya suka mengonsumsi kari pedas, serta berada di wilayah panas sekaligus lembab. Farah menjelaskan bahwa penggunaannya hanya perlu satu kali dalam sehari.

"Yang Anda perlukan adalah jeruk nipis. Potong kecil dan simpan di kulkas. Atau Anda bisa peras jeruk nipis, lalu terapkan airnya (pada kulit ketiak) menggunakan kapas bulat. Gunakan air jeruk nipis secara langsung pada ketiak Anda setelah mandi. Biarkan benar-benar kering lalu lanjutkan aktivitas Anda sehari-hari," kata Farah Dhukai.

Farah juga menjelaskan bahwa jika Anda baru saja mencukur ketiak, maka hindari penggunaan jeruk nipis karena asamnya yang bisa menimbulkan rasa perih.

Selain itu, Anda juga harus menghindari sinar matahari langsung saat melakukan perawatan jeruk nipis ini.

Mungkin Anda baru mendengar tentang perawatan jeruk nipis ini, sebenarnya penggunaan jeruk nipis untuk perawatan kulit alami sudah lama dilakukan, dan cukup populer.

Walau begitu, penerapan jeruk nipis pada kulit tetap harus dilakukan dengan hati-hati, terutama jika Anda memiliki kulit sensitif.

Penerapan jeruk nipis pada kulit sensitif bisa menimbulkan efek samping berupa reaksi inflamasi (peradangan) yang menyebabkan kulit seperti terbakar.

3. Batasi Kebiasaan Minum kopi

Anda juga harus mengatasi masalah bau mulut, dimana salah satu penyebabnya adalah kopi. Pernahkah terpikirkan oleh Anda, mengapa setelah mengonsumsi kopi kondisi mulut menjadi tak sedap baunya?



Pada tulisan berjudul Kenapa Usai Minum Kopi Mulut Jadi Bau? (Liputan6.com) menyebutkan bahwa di dalam kopi terkandung senyawa yang bisa mengurangi produksi air liur dalam mulut.

Terdapat lebih dari 500 bakteri di mulut. Bakteri ini memecah sisa-sisa makanan dan melepaskan senyawa belerang yang mudah menguap.

Kopi mengandung asam dan umumnya tinggi gula, hal ini bisa menyebabkan meningkatkan reproduksi bakteri.

Selain itu, kafein dalam kopi menyebabkan mulut cenderung kering, dan memperlambat (menghambat) produksi air liur.

Penting diketahui bahwa kondisi terlalu sedikitnya air liur, bisa menyebabkan resiko tinggi timbulnya bau mulut.

Ilmuwan menjelaskan bahwa air liur membantu membunuh bakteri yang terdapat di mulut, serta juga berfungsi untuk mencerna partikel makanan yang terjebak di sela-sela gigi.

Sehingga kurangnya produksi air liur untuk mulut menyebabkan bakteri bisa tumbuh dengan sangat cepat dan banyak jumlahnya.

4. Manfaatkan Daun Jambu Biji

Pada artikel berjudul Daun Jambu Biji Deodoran Alami (Tempo.co) menyebutkan bahwa mahasiswa Universitas Mataram sebagai peserta pada acara Pekan Ilmiah Nasional ke-25 di Universitas Mhammadiyah Yogyakarta mempublikasikan sebuah manfaat menarik dari daun jambu biji.



Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang terdiri dari Hilman Qutdratuddarsi, Ainur Khafid, Fariz Rifai, dan Hendra Tukantari menemukan hasil penelitian bahwa daun jambu biji dapat dijadikan sebagai deodoran alami.

Hilman Qutdratuddarsi sebagai koordinator tim menjelaskan bahwa kandungan sejumlah senyawa yang ditemukan di dalam daun jambu biji seperti flavonoid, saponin, tanin, minyak atsiri, dan alkaloid memiliki sifat anti-bakteri Staphylococcus Epidermis.

Staphylococcus Epidermis merupakan bakteri penyebab bau badan.

Hilman menjelaskan bahwa dengan menggunakan tumbukan daun jambu biji tanpa campuran apapun, yang kemudian diterapkan ke ketiak mampu untuk membasmi bakteri bau badan.

“Apalagi, efek daun jambu biji bisa memperindah kulit,” kata Hilman dalam presentasinya di depan juri pada acara tersebut.

"Daun ini cocok dijadikan deodoran alami, apalagi jika dibuat ekstraknya (tentu lebih baik lagi)," ujar Hilman.

Bahkan menurut Hilman, kualitas daun jambu biji lebih baik ketimbang deodoran biasa. Dimana produk deodoran umumnya berisi bahan-bahan atau zat kimia yang berpotensi menimbulkan efek samping pada kulit.

Untuk penggunaan-nya: Anda bisa menumbuk halus 3 lembar daun jambu biji, lalu dioleskan pada ketiak.

Setelah itu diamkan selama 15 menit, lalu bilas ketiak dengan air bersih.
loading...

5. Ketahui Apa Saja Makanan Penyebab Bau Badan

Pada artikel berjudul 10 Makanan Penyebab Bau Badan (Kompas.com) menjelaskan bahwa untuk mengatasi masalah bau badan, maka perlu untuk memperhatikan pola makan sehari-hari.



Dengan mengonsumsi makanan yang “baik-baik saja” diharapkan dapat mencegah atau setidaknya meminimalkan bau badan dan bau mulut yang muncul.

Beberapa jenis makanan yang bisa memicu timbulnya bau badan jika dikonsumsi secara berlebihan (sehingga Anda perlu batasi konsumsinya) yaitu:
  • Gorengan 
  • Makanan Olahan 
  • Junk Food 
  • Rempah-rempah 
  • Daging Merah 
  • Alkohol & Kafein 
  • Tembakau (Seperti Rokok) 
  • Produk Susu 
  • Kolin 
Makanan olahan dan junk food seringkali mengadung banyak garam, gula, tepung, hingga minyak terhidrogenasi, yang nantinya cenderung membusuk di perut. Dampaknya bisa menimbulkan bau badan dan bau napas yang mengganggu.

Rempah-rempah yang beraroma kuat (diantaranya bawang putih, bawang merah, kari) saat dicerna di dalam tubuh bisa menghasilkan gas sulfur yang kemudian diserap oleh darah dan dieliminasi melalui pori-pori kulit dan juga paru-paru. Hal ini akhirmya berpotensi menimbulkan bau badan, selain juga bau mulut.

Daging merah, cukup lama waktu yang dibutuhkan untuk mencernanya. Sehingga konsumsi daging merah secara berlebihan menimbulkan resiko makanan belum sempat tercerna seluruhnya. Sehingga terjadi pelepasan gas berbau busuk yang menyebabkan seseorang menjadi bau badan saat berkeringat.

Tembakau yang salah satunya yaitu rokok, dimana asap rokok yang bercampur dengan unsur-unsur lain di dalam tubuh dan keluar melalui kelenjar keringat, nantinya bisa menyebabkan munculnya bau tidak sedap.

Produk susu yang kaya akan protein, ketika dipecah di dalam pencernaan tubuh akan menghasilkan hidrogen sulfida dan metil merkaptan, zat-zat tersebut menyebabkan timbulnya bau tidak sedap.

Makanan tinggi kolin, jika dikonsumsi dalam jumlah yang sangat banyak bisa menyebabkan timbulnya bau kurang sedap saat keringat. Makanan tinggi kolin yaitu telur, ikan, hati, dan kacang-kacangan.

Sebagai tambahan, pada laman Lifestyle.okezone.com menjelaskan bahwa konsumsi asparagus dalam jumlah banyak bisa menyebabkan bau badan dan juga bau pada urin.

Brokoli mengandung senyawa tertentu seperti sulfur yang bisa berpotensi menimbulkan bau badan.

6. Manfaatkan Lemon

Pada artikel berjudul Bebas Bau Badan Tanpa Deodoran, Pakai Lemon Yuk! (Vemale.com) menyebutkan bahwa pengunaan produk deodoran modern untuk menghilangkan bau ketiak, seringkali menyebabkan timbulnya ketiak hitam.



Oleh karena itu, sebenarnya terdapat banyak bahan alami untuk menghilangkan bau, yang tidak berisiko menyebabkan ketiak hitam, salah satunya adalah buah lemon.

Walaupun mengandung asam yang tinggi, bukan berarti lemon membuat ketiak menjadi asam.

Justru kandungan asam pada lemon mampu menghambat perkembangan bakteri jahat di kulit, sehingga ketiak akan tercegah dari bau tidak sedap saat timbulnya keringat dan kondisi yang lembab.

Adapun penggunaan produk deodoran modern mengandung bahan kimia dan beresiko menyebabkan kulit ketiak kasar dan hitam.

Cara Memanfaatkan Lemon untuk Menghilangkan Bau Ketiak

Caranya mudah, pertama-tama iris tipis lemon, lalu gosokkan pada ketiak secara perlahan. Jika sudah mengering, maka kenakan pakaian Anda seperti biasa.

Dengan perawatan alami ini, ketiak juga akan memiliki bau segarnya lemon, hal ini lebih baik daripada bau campuran keringat dan deodoran.

Efek Samping Penerapan Lemon ke Ketiak

Dari artikel berjudul Efek Buruk Jus Lemon Saat Dipakai Menghilangkan Bau Ketiak (Cnnindonesia.com), banyak orang saat ini lebih memilih deodoran yang alami dibanding kimia.

Seorang profesor dermatologi klinis di Mount Sinai Medical Center bernama Ellen Marmur, menjelaskan bahwa manfaat lemon untuk menghilangkan bau tubuh telah terbukti secara ilmiah. Dan faktanya buah lemon sering digunakan dalam campuran deodoran alami.

Lemon mampu membasmi bau badan karena di dalamnya terkandung asam sitrat, yang bekerja sangat baik untuk membunuh bakteri penyebab bau badan.

"Aroma air lemon mampu menutupi bau badan yang tidak sedap." kata Jim Hammer, ahli kimia kosmetik.

Hanya saja, kandungan asam yang tinggi menyebabkan penggunaan lemon menimbulkan resiko kulit sensitif dan peradangan.

Orang-orang yang mempunyai kulit sensitif harus waspada dalam pengaplikasian lemon ke ketiak. Selain itu, hindari penggunaan lemon setelah baru saja mencukur bulu ketiak.

Hindari terlalu lama terkena paparan sinar matahari langsung saat melakukan perawatan ini.

7. Mulai Saat Ini Jadilah Orang yang Rajin Konsumsi Sayuran dan Buah

Pada tulisan berjudul Ingin Bau Badan Makin Segar? Makan Buah & Sayur (Vemale.com) menyebutkan sebuah hal yang jangan Anda remehkan dalam usaha menghilangkan bau badan yaitu rajin mengonsumsi buah dan sayuran.



Para ahli kesehatan kulit menjelaskan bahwa dengan rajin mengonsumsi buah dan sayuran, maka manfaatnya bisa mempermudah seseorang untuk memiliki bau badan yang segar dan mengesankan (tentunya disamping itu harus menjaga kebersihan tubuh).

Adapun orang-orang yang “malas” untuk mengonsumsi buah dan sayuran, dimana lebih suka mengonsumsi daging atau ikan, maka memiliki resiko lebih tinggi untuk mengalami bau badan tidak sedap, bahkan cenderung amis.

Para peneliti dari Complegne University of Technology (CUT), Perancis, menjelaskan bahwa kandungan vitamin dan nutrisi yang ada di dalam buah-buahan dan sayur-sayuran memiliki fungsi sebagai antibodi yang baik untuk pencegahan bau badan.

Dengan rajin mengonsumsi sayur dan buah, maka keringat yang keluar di permukaan kulit akan lebih segar. Sehingga mencegah bakteri dan kuman penyebab bau badan berkembang dengan cepat.

8. Gunakan Baking Soda

Pada artikel berjudul Hempaskan Bau Ketiak secara Alami dengan Baking Soda (Detik.com) menyebutkan bahwa baking soda memiliki efek detoksifikasi yang dapat membantu menyeimbangkan kadar keasaman, sehingga baking soda juga dapat menyerap bau badan.

Baking soda mengandung zat alami yang memberikan efek segar dan keharuman pada kulit. Campuran baking soda dan air dapat Anda manfaatkan untuk dijadikan deodoran alami.

Baking soda yang umum dikenal sebagai sodium bikarbonat memiliki banyak manfaat dari penggunannya, salah satunya dapat menetralisir bau tajam yang kurang sedap.

Untuk penggunannya pada ketiak, caranya:
Campurkan 1/2 cangkir baking soda, beberapa tetes minyak lavender dan 1/2 cangkir tepung maizena.
Campuran ketiga bahan tersebut nantinya akan berbentuk pasta.
Lalu campuran tersebut ditepuk secara perlahan ke kulit ketiak menggunakan kain lembab.
Setelah selesai penerapannya, maka biarkan ketiak hingga kering.

Melakukan perawatan alami ini dapat menjadi deodoran alami yang efektif, yang dapat menghilangkan bau tidak sedap dari ketiak.

Pada laman Style.Tribunnews.com menyebutkan cara lebih sederhana untuk penggunaan baking soda, berikut di bawah ini:
Pertama-tama campurkan baking soda ke dalam air bersih secukupnya.
Lalu Bilas ketiak menggunakan air campuran baking soda tersebut.
Selain membilas ketiak, bisa juga membilas bagian tubuh lainnya yang merupakan sumber bau badan.
Setelah selesai semuanya, barulah mengeringkan tubuh dengan handuk bersih.

9. Daun Sirih

Pada artikel berjudul Ramuan Daun Sirih untuk Menghilangkan Bau Badan (Grid.id) dijelaskan bahwa semakin banyak keringat dan Anda malas untuk membersihkannya, menyebabkan semakin banyak bakteri yang berkembang.




Bagian ketiak kadang bercampur dengan banyak bakteri sehingga menimbulkan bau tak sedap, untuk mengatasinya manfaatkan daun sirih.

Sediakan daun sirih untuk dijadikan ramuan menghilangkan bau badan. Berikut caranya di bawah ini:
Ambil daun sirih dan lumatkan (hancurkan).
Campurkan dengan air perasan jeruk nipis secukupnya.
Lalu gosokkan ke ketiak selama 10 menit.

Lakukan perawatan alami ini dengan rutin, Anda bisa melakukannya tiga kali dalam seminggu. Perawatan ini disarankan dilakukan sebelum mandi.

Pada artikel berjudul Aneka Ramuan Penghilang Bau Badan (Kompas.com) menyebutkan bahan-bahan alami yang dapat Anda manfaatkan untuk mencegah dan menghilangkan bau badan, yaitu:
Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorrhiza)
Mentimun (Cucumis sativus)
Jahe (Zingiber officinale)
Daun Kemangi (Ocimun bassilicum)
Daun Beluntas (Pluchea indica)
Bunga Kecombrang (Nicolaia speciosa)

Berikut pembahasan lengkapnya pada poin-poin di bawah ini.

10. Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorrhiza)

Temulawak memiliki kandungan zat seperti minyak atsiri, sapomin dan flavoinoida. Anda dapat memanfaatkan bahan alami temulawak ini untuk menghilangkan bau badan.



Untuk melakukannya sangat mudah, yaitu dengan mengonsumsi rebusan rimpang temulawak yang sudah dipotong-potong.

Untuk kombinasi, air perasan temulawak hasil dari parutan Anda, dicampurkan dengan madu secukupnya. Sehingga rasanya akan lebih nikmat.

Mengonsumsi temulawak diharapkan dapat menghilangkan atau mengurangi bau badan yang tidak sedap.

Anda juga bisa melakukan perawatan dari luar, caranya yaitu:
Pertama-tama parutlah temulawak.
Lalu balurkan ke seluruh badan, atau bagian badan yang sering menjadi sumber bau badan.
Setelah selesai membalurkan, maka diamkan saja hingga akhirnya kering.
Setelah itu bersihkan badan kembali.

Loading...

11. Mentimun (Cucumis sativus)
Timun mengandung banyak air, serta beberapa kandungan seperti kalsium, magnesium dan zat besi. Dengan kandungan airnya yang tinggi, konsumsi timun membuat tubuh lebih segar.


Timun bermanfaat untuk meredakan demam, selain itu juga dapat Anda manfaatkan untuk menjaga kesehatan kulit, termasuk mengatasi masalah bau badan.
Cara memanfaatkan timun:
  • Pertama-tama cuci satu buah mentimun muda hingga bersih menggunakan air mengalir. 
  • Lalu iris timun tipis-tipis. 
  • Oleskan atau gosokkan pada bagian tubuh yang menjadi sumber bau. 
  • Lalu diamkan selama 10-15 menit. 
Untuk metode lainnya, Anda bisa memarut mentimun lalu kompreskan ke bagian ketiak atau bagian tubuh lainnya.

Mentimun Juga Bisa Digunakan untuk Menghilangkan Bau Mulut

Pada tulisan berjudul Mentimun dan Air Putih Manjur Hilangkan Bau Mulut (Liputan6.com) menjelaskan bahwa bau mulut muncul akibat bakteri di lidah yang mengurai protein di lendir dan makanan. Bakteri tersebut melepaskan senyawa belerang, sehingga munculah bau tidak sedap.

Tapi “musuh besar” bakteri tersebut adalah oksigen. Sehingga dengan rajin minum air putih maka manfaatnya dapat menetralkan bau mulut. Hal ini dijelaskan oleh Harold Katz, seorang dokter gigi di Los Angeles.

Tidak hanya air putih, sayuran berserat seperti mentimun dan seledri dapat membantu menghilangkan bau mulut.

Dengan menahan sebuah potongan timun di antara lidah dan langit-langit mulut selama 1-2 menit mampu “membasmi” bau tidak sedap dari dalam mulut.

Selain itu, seorang dokter gigi di New York City bernama Gregg Lituchy menjelaskan bahwa sayuran mentimun bermanfaat untuk menghilangkan plak di gigi dan gusi, yang merupakan sumber makanan bagi bakteri.

12. Jahe (Zingiber Officinale)

Orang-orang India banyak yang meyakini bahwa mengonsumsi jahe dapat membuat tubuh mereka tercium lebih wangi.



Ada yang menyebutkan bahwa jahe segar mampu menghilangkan bau badan. Dimana mengonsumsi wedang jahe secara teratur dapat mengatasi masalah itu.

Pada artikel berjudul Harumkan Tubuh dengan Ramuan Alami (Tribunnews.com) menyebutkan bahwa rimpang jahe sebagai obat tradisional yang bermanfaat untuk membuat badan tetap hangat.

Sehingga seringkali jahe diandalkan dalam mengatasi masalah masuk angin dan mual. Hasil penelitian menemukan bahwa di dalam jahe terdapat zat yang berfungsi sebagai antiviral, antiradang, antijamur, dan antibakteri.

Dengan fungsi jahe yang dapat membasmi jamur dan bakteri, maka Anda dapat mengandalkan jahe dalam mengatasi masalah bau badan.

Berikut di bawah ini langkah-langkahnya:
  • Siapkan satu jari jahe. 
  • Lalu kupas dan cuci hingga bersih menggunakan air mengalir. 
  • Potong-potong hingga halus. 
  • Lalu rebus bersama dua gelas air hingga hanya tersisa satu gelas. 
  • Anda bisa menambahkan gula merah secukupnya. 
  • Minumlah selagi masih hangat. 
13. Daun Kemangi (Ocimun Bassilicum)

Kandungan minyak atsiri yang ditemukan di dalam daun kemangi bisa bermanfaat untuk menghilangkan bau badan, dan juga memiliki sifat antiseptik.


Biasanya daun kemangi menjadi lalapan mentah atau sayuran urap. Untuk Penggunaannya, Anda bisa menghaluskan daun kemangi (boleh juga bersama biji dan akarnya).

Kemudian seduh dengan air panas, lalu disaring. Setelah itu tambahkan gula aren secukupnya.

Minum 2 kali dalam sehari, yaitu pagi dan malam.

Selain itu, khusus untuk wanita, mengonsumsi daun kemangi selama masa haid bermanfaat untuk menghindari munculnya bau tak sedap yang sering dialami oleh wanita haid.

Pada artikel berjudul Tips Hilangkan Bau Badan dengan Daun Kemangi (Vemale.com) menjelaskan bahwa untuk menghilangkan bau badan maka manfaatkan bahan alami seperti daun kemangi.

Beberapa cara memanfaatkan daun kemangi ini untuk menghilangkan bau badan, yaitu:
  1. Cara Pertama: Siapkan beberapa helai daun kemangi, lalu remas-remas dan gosokkan ke bagian ketiak. Diamkan dalam kondisi seperti itu hingga kering.
  2. Cara Kedua: Tumbuk halus daun kemangi lalu campurkan sedikit air saja. Lalu oleskan ke ketiak selama satu menit. Lalu lap menggunakan tisu atau handuk kering.
  3. Cara Ketiga: Anda bisa mengonsumsi daun kemangi setiap hari agar dapat mengatasi bau badan. Lakukan secara rutin agar Anda dapat merasakan manfaatnya.

14. Daun Beluntas (Pluchea indica)

Manfaatkan daun beluntas untuk menghilangkan bau badan, Anda bisa melalapnya ataupun dikukus terlebih dulu. Daun ini juga dapat disantap sebagai urap yang lezat.



Dengan rutin mengonsumsi daun beluntas maka diharapkan mampu mengatasi bau badan. Selain itu, bau mulut juga bisa menghilang.

Pada artikel berjudul Beluntas, Daun Lezat yang Bisa Usir Bau Badan (Liputan6.com) menyebutkan bahwa daun beluntas mengandung minyak atsiri, flavonoid dan alkaloid.

Manfaatnya dapat mengatasi nyeri rematik dan menghilangkan bau badan. Hal ini dijelaskan pada buku ‘Olahan Sehat Berkhasiat Obat’ yang diterbitkan Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional Balitbang Kemenkes RI.

Anda bisa mengolah daun beluntas menjadi sayur trancam. Tambahkan juga dengan bahan-bahan seperti daun kemangi, daun pakel muda, pucuk daun komfre, wortel kecambah, yang dipotong halus.

Lalu tambahkan bumbu seperti cabe merah, garam, daun jeruk, kencur, dan parutan kelapa. Trancam kaya akan gizi, dan juga rasanya lezat.

Berbagai Tips dan Hal Penting Lainnya untuk Membasmi Bau Badan

15. Jangan Malas Mandi. Mandi secara teratur (minimal dua kali dalam sehari) menjadi hal yang harus dilakukan. Terutama bagi mereka yang mengalami masalah bau badan. Ketika setelah berolahraga, maka pastikan Anda mandi sebelum melakukan aktivitas selanjutnya.

16. Gunakan Sabun Antibakteri. Ketika Anda memilih sabun mandi, maka pilihlah kemasan yang mencantumkan antibakteri. Penggunaan sabun yang memiliki sifat antibakteri kuat diharapkan dapat mencegah perkembangan bakteri penyebab bau badan secara cepat.

17. Keringkan Tubuh Setelah Mandi. Usahakan untuk mengeringkan tubuh seluruhnya setelah Anda mandi, khususnya pada bagian tubuh yang merupakan sumber bau badan, seperti ketiak dan selangkangan. Gunakan kain bersih. Pastikan kulit kering sehingga bakteri susah berkembang biak.

18. Perhatikan Pakaian Anda. Hendaknya menggunakan pakaian yang tidak menimbulkan rasa gerah pada tubuh. Hal ini untuk meminimalisir potensi keluarnya keringat dalam jumlah yang terlalu banyak. Selain itu, jika Anda mau, gunakan kaos kaki untuk mencegah munculnya bau dari bagian kaki.

19. Gunakan Pakaian yang Bisa Menyerap Keringat. Hendaknya jika muncul keringat maka langsung diseka / dilap. Jika malas menyeka keringat, gunakanlah pakaian yang mampu menyerap keringat. Sehingga mencegah bakteri banyak menempel pada tubuh. Pakaian berbahan katun bisa menyerap keringat dengan baik.

20. Pastikan Mencuci Pakaian dengan Bersih. Kebersihan pakaian sangat penting untuk mencegah berkembang biaknya bakteri penyebab bau badan. Termasuk jika pakaian yang baru dibeli kurang bersih, maka cuci dahulu hingga benar-benar bersih sebelum digunakan.


21. Hindari Sering Stres. Penting diketahui bahwa kondisi stres menyebabkan produksi keringat di dalam tubuh meningkat, dimana kelenjar apokrin akan memproduksi keringat lebih banyak ketika seseorang dalam kondisi stres.

22. Batasi Makan Bawang. Sebenarnya boleh-boleh saja mengonsumsi bawang (seperti bawang putih, dll), namun Anda harus membatasinya. Makan bawang telah diketahui menyebabkan bau mulut, selain itu juga bisa memicu bau badan, tapi hal ini tergantung dari kondisi metabolisme tubuh seseorang, dimana tiap orang memiliki metabolisme tubuh yang berbeda-beda.


23. Hindari Makanan Penyebab Keluar Keringat Banyak. Anda harus berhati-hati dari terlalu banyak mengonsumsi makanan yang memicu keluarnya keringat. Sehingga terlalu banyak konsumsi makanan pedas akhirnya bisa memunculkan masalah bau badan.

24. Deodoran atau Anti-Perspiran. Deodoran atau antiperspiran merupakan produk mengatasi bau badan. Deodoran memiliki wangi yang mencegah bau badan muncul, tapi tidak bekerja untuk mencegah keluarnya keringat. Adapun antiperspiran dapat mengurangi keringat yang keluar. Penggunaan produk berbahan kimia sepeti ini hendaknya jangan terlalu sering.

Penanganan Oleh Dokter

Dari laman Alodokter.com, apabila usaha menghilangkan bau badan tidak kunjung berhasil, dan masalah cukup serius, maka langkah medis mungkin diperlukan.

Dokter mungkin menyarankan operasi pengangkatan kelenjar keringat pada area yang bermasalah melalui terapi sedot lemak.

Operasi lainnya yang mungkin disarankan dokter yaitu endoscopic thoracic sympathectomy (ETS). Tujuan operasi ini yaitu menghilangkan saraf pengendali keringat.

Perawatan lainnya yang mungkin juga disarankan dokter dalam mengatasi masalah bau badan yaitu suntik botoks. Sebanyak 12-20 suntikan umumnya dilakukan pada area penghasil keringat berlebih, diantaranya ketiak, tangan dan kaki.

Adapun tujuan dari dilakukannya suntik botoks adalah menghalangi sinyal dari otak menuju kelenjar keringat yang nantinya mempengarui produksi keringat di dalam tubuh.

Cara Mengatasi Keputihan Berlebihan, Gatal & Bau (Secara Medis & Alami)

Keputihan sebenarnya adalah hal yang normal dan biasa terjadi. Bahkan adanya keputihan menandakan keadaan yang sehat, dimana kelenjar masih berfungsi dengan baik dalam memproduksi cairan yang bermanfaat dalam menjaga kesehatan organ intim.

Kelenjar yang memproduksi cairan tersebut berada pada dinding vagina dan leher rahim.

Ilustrasi Keputihan
Ilustrasi Keputihan | Photo credit: Istockphoto.com by Rocter

Jika keputihan berwarna putih susu atau jernih dan juga tidak berbau, berarti Anda dalam kondisi baik atau keputihan yang Anda alami adalah normal.

Kadar cairan bisa meningkat apabila seorang wanita dalam masa menyusui, masa menstruasi (dan sekitarnya masa menstruasi), dan saat berhubungan intim.

Keputihan memang tidak jarang menimbulkan rasa kurang nyaman. Keputihan yang normal pada dasarnya tidak membutuhkan perlakuan khusus.

Adapun hal yang perlu diwaspadai adalah munculnya masalah pada keputihan yang sedang dialami. Munculnya masalah karena beberapa sebab yaitu serangan infeksi vaginosis bakterial, ataupun juga infeksi penyakit menular seksual (seperti klamidia, infeksi parasit trikomoniasis, dll.

Ciri-ciri keputihan yang tidak normal yaitu munculnya bau tidak sedap, perubahan pada warna keputihan, dan munculnya rasa gatal ataupun nyeri.

Cairan keputihan pada dasarnya bermanfaat baik bagi kesehatan, dimana keputihan berfungsi untuk membasmi dan membawa keluar sel-sel mati dan bakteri yang ada di area tersebut.

Hal ini sangat penting untuk mencegah terjadinya infeksi pada vagina, dan juga menjaga vagina agar dalam kondisi bersih.

Sehingga munculnya keputihan adalah wajar, apalagi jika seorang wanita sedang dalam masa subur. Keputihan baru perlu diwaspadai jika muncul gejala-gejala yang tidak baik darinya.

Keputihan Normal dan Tidak Normal

Keputihan yang dialami oleh para wanita bisa saja normal ataupun abnormal (tidak normal), yang tentu ada penyebabnya.

Keputihan yang normal kemunculannya secara umum pada waktu-waktu tertentu, seperti sebelum menstruasi dan ketika masa subur, serta ciri-cirinya yaitu cairan yang muncul berwarna bening, bentuknya cukup encer, dan tidak lengket.

Selain itu, cairan juga tidak mengeluarkan bau tajam atau menyengat.

Merupakan hal yang normal, pada wanita yang belum memasuki masa menopause mengalami keputihan dengan cairan berwarna bening dan tidak berbau, jumlahnya dalam sehari antara setengah hingga satu sendok teh (2-5 ml).

Keputihan bisa menjadi lebih kental (masih dalam batas normal) pada saat-saat tertentu, seperti:
  • Saat masa menyusui
  • Saat ovulasi
  • Masa hamil
  • Saat munculnya gairah seksual
  • Sepekan sebelum menstruasi
  • Setelah penggunaan alat kontrasepsi

Adapun terjadinya keputihan yang tidak normal seringnya akibat masalah kelainan pada vagina atau serviks, dimana dampaknya menimbulkan rasa tidak nyaman, dan bahkan bisa berbahaya.

Ciri-ciri keputihan tidak normal yaitu:
  • Cairan berwarna putih pekat, putih kehijauan, ataupun putih kekuningan. 
  • Bentuk cairan cenderung lengket (dan mungkin berbusa). Cairan bisa saja encer ataupun kental.
  • Tercium bau tajam atau menyengat dari cairan keputihan yang keluar.
  • Pada kondisi tertentu, timbul rasa gatal ataupun iritasi pada vagina.
  • Jumlah cairan lebih banyak (dibandingkan keputihan normal), yang bisa menimbukan banyak bekas atau bercak pada pakaian dalam.

Sehingga jika muncul perubahan warna dan terlalu banyaknya jumlah cairan keputihan, ada kemungkinan itu tanda dari infeksi jamur/bakteri/parasit di dalam vagina.

Apalagi jika keputihan disertai gatal-gatal ataupun nyeri, bau menyengat (asam ataupun amis), dan muncul rasa perih saat BAK.


Sebuah kesalahan jika Anda terlalu sering membersihkan vagina memakai produk pembersih dengan kandungan pewangi dan antiseptik. Hal itu karena dampaknya bisa memicu terjadinya keputihan tidak normal. Hal lainnya yang juga perlu Anda HINDARI, yaitu:
  • Penggunaan pantyliners setiap hari
  • Penggunaan produk mandi yang beraroma tajam.
  • Memakai pakaian yang terlalu ketat.

Anda perlu waspada jika mengalami keputihan tidak normal. Hal itu karena ada kemungkinan keputihan tidak normal yang Anda alami merupakan gejala penyakit tertentu yang berbahaya, seperti:
  • Vaginosis bakteri, yaitu infeksi pada vagina yang disebabkan bakteri jahat (patogen). Penyakit ini menyebabkan keputihan menjadi berbau tidak sedap, dan berubah warna menjadi abu-abu ataupun kuning, lalu timbul rasa gatal, perih, dan pembengkakan pada vagina.
  • Infeksi jamur, menyebabkan keputihan menjadi kental berwarna putih serta timbul rasa gatal dan bengkak.
  • Trikomoniasis, yaitu penyakit menular seksual yang menyebabkan keputihan menjadi berwarna kuning atau kehijauan, berbau tidak enak, dan berbusa, selain itu menimbulkan gatal dan nyeri ketika buang air kecil.
  • Penumpahan lapisan rahim pasca melahirkan (lokia). Kondisi ini menyebabkan keputihan berubah warna menjadi merah muda.
  • Kanker serviks dan kanker endometrium. Kondisi ini menyebabkan keputihan menjadi berwarna cokelat atau merah, selain itu muncul rasa nyeri panggul dan potensi perdarahan pada vagina.

Jika Anda mengalami masalah keputihan berlebihan, membuat tidak nyaman, atau muncul rasa gatal dan perih yang terasa parah (ataupun gejala lainnya yang serius) sehingga menyebabkan Anda tidak bisa beraktivitas, maka hendaknya Anda pergi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat dengan segera.

Cara Membersihkan Vagina dengan Benar

Keputihan adalah cara alami tubuh untuk melindungi kebersihan vagina dan sekitarnya.

Dengan begitu keputihan adalah hal yang normal, sehingga tampaknya para wanita tidak perlu membersihkan vagina dengan produk antiseptik atau pewangi (douching).

Dimana membersihkan vagina cukup dengan air hangat dan sabun, ingat pilihlah sabun yang tidak terkandung bahan-bahan keras di dalamnya, karena bahan-bahan kimia yang keras bisa memicu peradangan atau iritasi kulit.

Jika Anda ingin menggunakan produk antiseptik atau pewangi, maka perlu diketahui bahwa jika terlalu sering memakai antiseptik atau pewangi justru bisa merusak keseimbangan bakteri dan jamur alami pada vagina, termasuk membunuh bakteri baik.

Hal tersebut bisa menimbulkan masalah keputihan, karena bakteri baik telah banyak mati sehingga pertahanan tubuh melemah untuk melawan infeksi.

Penggunaan produk kimia juga bisa menyebabkan munculnya ruam pada kulit.

Untuk cara membersihkan vagina, maka dimulai dari depan ke belakang, hal ini untuk mencegah bakteri dari area anus menyebar atau berpindah ke area vagina.

Berikut Penanganan Awal Jika Muncul Masalah Keputihan:
  • Anda bisa melakukan kompres dingin, tujuannya agar mengurangi rasa gatal dan pembengkakan.
  • Gunakan krim atau gel anti-jamur, apabila masalah saat keputihan yang Anda alami disebabkan dari serangan infeksi jamur.
  • Disarankan mengonsumsi yoghurt jika Anda sedang dalam masa pengobatan antibiotik, hal ini untuk  menurunkan risiko terkena infeksi jamur.
  • Jika muncul masalah, hendaknya Anda menunda hubungan intim selama sepekan. Jika Anda tidak mampu, maka disarankan menggunakan kondom saat melakukan hubungan intim.
  • Apabila keputihan tidak normal yang dialami berlangsung lama (lebih dari seminggu), maka hendaknya meminta bantuan medis.
  • Apabila muncul tanda-tanda bahaya atau adanya komplikasi penyakit berbahaya, maka jangan ragu untuk segera meminta bantuan medis (pergi ke dokter).

loading...

Mencegah Keputihan Tidak Normal
  • Usahakan agar vagina selalu dalam keadaan kering dan tidak lembap. Oleh karena itu, pastikan Anda setelah buang air kecil selalu mengeringkannya. 
  • Hal lainnya agar vagina tetap kering sehingga mencegah resiko infeksi bakteri yaitu jangan memakai celana ketat, dan jangan menggunakan stoking.
  • Hendaknya Anda menggunakan celana dalam berbahan katun, bukan sintetis. Hal ini untuk mencegah lembap pada vagina.
  • Ingat, vagina pada dasarnya dapat secara alami membersihkan diri sendiri. Sehingga pemakaikan cairan pembersih vagina malah akan mengganggu keseimbangan alami bakteri dan jamur. Ketidakseimbangan ini menyebabkan resiko vaginosis bakterial. 
  • Jika Anda ingin membersihkan vagina, maka cukup dengan air hangat dan sabun yang tidak beraroma tajam. Pada dasarnya menggunakan air bersih saja sudah bagus. 
  • Usahakan untuk menghindari penggunaan bedak dan parfum pada vagina, karena dampaknya bisa menimbulkan rasa nyeri pada vagina.
  • Saat mencuci celana dalam, hindari penggunaan produk detergen beraroma kuat.
  • Jangan menggunakan pembalut dan tisu toilet beraroma tajam.
  • Cara membasuh kemaluan yang benar setelah buang air kecil adalah dimulai dari depan lalu ke belakang.
  • Jangan terlalu sering berendam dalam air panas.
  • Ganti pembalut secara teratur. Jangan menunda pergantiaan pembalut jika sudah waktunya.

Atasi Keputihan dengan Konsumsi Yogurt

Pada artikel berjudul Betulkah Yogurt Dapat Atasi Keputihan? (Vemale.com) menyebutkan bahwa mengkonsumsi yogurt dapat mengatasi keputihan, bahkan mencegah datangnya keputihan.

Yogurt
Yogurt | Photo credit: Pexels.com

Beberapa penelitian menemukan bahwa yogurt mengandung bakteri baik L. acidophilus yang bermanfaat untuk kesehatan vagina. Keberadaan bakteri ini merangsang kemampuan tubuh dalam memproduksi lactic acid, yang bisa menjaga kseimbangan tingkat pH daerah kewanitaan.

Bakteri baik ini juga berperan dalam memperbaiki area tubuh yang sebelumnya pernah terinfeksi saat keputihan, menjadi pulih sepenuhnya.

Hanya saja, mengenai rumor manfaat mengoleskan yogurt secara langsung pada area kewanitaan, maka tidak disarankan untuk melakukannya.

Sebagian ahli menyebutkan bahwa tindakan mengoleskan langsung yogurt ke daerah kewanitaan adalah tindakan bodoh, karena justru menyebabkan infeksi semakin parah.

Oleh karena itu, manfaatkan yogurt dengan cara dikonsumsi sebagai snack saja dalam sehari-hari. Konsumsi yogurt tidak ada efek sampingnya, selain itu yogurt sangat nikmat dikonsumsi.

Dengan mengonsumsi yogurt diharapkan Anda terhindar dari berbagai masalah saat keputihan.


Air Rebusan Daun Sirih

Pada artikel berjudul Mengatasi Masalah Keputihan Pakai Daun Sirih, Begini Caranya! (Vemale.com) menyebutkan bahwa Anda bisa memanfaatkan daun sirih untuk mengatasi masalah-masalah saat keputihan.

Daun Sirih
Daun Sirih | Photo credit: Shutterstock By Ohmega1982

Kandungan-kandungan di dalam daun sirih seperti zat antioksidan berfungsi untuk membantu membasmi bakteri dan jamur.

Untuk menggunakan daun sirih, caranya:
  1. Pertama-tama rebuslah tiga lembar daun sirih bersama dengan 2 gelas air. 
  2. Rebuslah dengan api yang kecil.
  3. Rebus hingga mendidih dan airnya tinggal 1 gelas. 
  4. Setelah itu saring dan tunggu agak mendingin.
  5. Lalu minumlah air rebusan tersebut.
  6. Jika Anda tidak suka rasanya, maka Anda bisa menambahkan perasan air lemon ataupun 2 sdm madu. 

Minumlah ramuan ini sekali dalam dua hari.

Selain itu, Anda bisa menggunakan air rebusan daun sirih untuk mencuci organ intim, tapi penggunaannya tidak boleh berlebihan, dimana penggunaannya hanya boleh maksimal 2 kali dalam seminggu.

Jika Anda terlalu sering mencuci organ intim menggunakan daun sirih (lebih dari 2 kali dalam seminggu), maka dampaknya bisa merusak keseimbangan PH organ intim.

Mengenai Keamanan Daun Sirih yang Diterapkan pada Organ Intim 
Dari laman Detik.com, seorang spesialis kebidanan dan penyakit kandungan bernama Dr. M. Rezha Faisal, SpOG, menjelaskan bahwa air rebusan daun sirih memiliki sifat anti bakteri.

Jika digunakan dengan benar maka dapat membantu membunuh kuman-kuman penyebab masalah keputihan, seperti bakteri, parasit, jamur dan virus.

Hanya saja, tidak jarang penggunaan daun sirih tidak tepat sehingga bisa menimbulkan masalah (termasuk juga penggunaannya dalam bentuk produk yang dijual di pasaran).

Penting diketahui bahwa di dalam vagina terdapat bakteri bernama lactobacillus. Bakteri ini umumnya tidak berbahaya. Bakteri lactobacillus ini berperan untuk mengatur keseimbangan keasaman/pH pada vagina.

''Apabila ada bakteri dari luar yang sifatnya negatif (berbahaya), kuman ini akan mati terkena asam vagina," kata Rezha Faisal.

Oleh karena itu, Dr. Rizal menyarankan agar jangan terlalu sering menggunakan daun sirih pada vagina. Gunakanlah saat keputihan sudah berlebihan ataupun gatal.

Apabila vagina terlalu sering terkena air rebusan daun sirih, maka akan membunuh bakteri lactobacillus yang sebenarnya tidak membahayakan, bahkan bermanfaat dalam menjaga tingkat pH pada vagina.

Lidah Buaya

Dari laman Vemale.com, umumnya sudah diketahui bahwa lidah buaya sering digunakan sebagai bahan alami untuk produk-produk kosmetik, selain itu lidah buaya dapat digunakan untuk mengatasi masalah keputihan.

Lidah Buaya
Lidah Buaya | Photo credit: Shutterstock.com / By Fishman64

Hal itu karena lidah buaya mengandung sedikitnya enam antiseptik alami yang berfungsi untuk membunuh bakteri, jamur, dan virus.

Hal inilah yang membuat lidah buaya sering dimanfaatkan sebagai bahan atau obat tertentu. Untuk penggunaan lidah buaya dalam mengatasi masalah keputihan, pertama-tama ambil daging lidah buaya, lalu dihancurkan dan dibalurkan ke area miss V.

Lalu diamkan sekitar 10 menit, dan bilas dengan air bersih atau usap dengan handuk basah yang bersih.

Lakukan perawatan ini satu kali dalam sehari.

Cara lainnya, yaitu dengan mengambil bagian dalam daging lidah buaya, lalu dipotong-potong dan blender.

Lalu direbus bersama dengan dua gelas air dan lima lembar daun sambiloto.

Lalu tunggu air rebusan agar tidak terlalu panas. Gunakan air ramuan ini untuk membasuh vagina. Lakukan satu atau dua kali dalam sehari.


Mengatasi Keputihan dengan Ramuan Kunyit 

Pada tulisan berjudul Mengatasi Masalah Keputihan dengan Ramuan Kunyit Madu, Coba Yuk (Vemale.com) menyebutkan bahwa kunyit bisa dijadikan obat alami untuk mengatasi masalah keputihan.

Kunyit
Kunyit | Photo credit: Wikimedia.org

Cara memanfaatkan kunyit untuk mengatasi masalah keputihan, pertama-tama siapkan bahan:
  • 2 rimpang kunyit (parut halus)
  • 2 sdm madu
  • 1 gelas air

Langkah-langkahnya:
  1. Rebuslah air hingga mendidih. 
  2. Lalu masukkan kunyit (yang telah diparut) dan rebus hingga matang. 
  3. Lalu angkat kunyit, dan saring air kunyit ke gelas. 
  4. Tambahkan madu ke dalam gelas tersebut, lalu aduk rata. 
  5. Minum saat masih hangat.

Lakukanlah secara rutin setiap malam sebelum tidur. Manfaat ramuan kunyit ini selain mengatasi masalah keputihan, juga dapat melancarkan haid, mencegah nyeri haid, dan menyehatkan sistem pencernaan.

Disebutkan bahwa nutrisi yang terkandung di dalam kunyit bermanfaat untuk kesehatan jantung, hati, paru-paru, ginjal, empedu, dan usus.

Apakah Penggunaan Bawang Putih Efektif Atasi Keputihan?
Dari laman Alodokter.com, dr. Jati Satriyo pernah menjelaskan bahwa bawang putih sampai saat ini belum pernah dibuktikan secara ilmiah bisa mengatasi keputihan yang tidak normal. Keputihan yang tidak normal harus diatasi sesuai dengan penyebab yang mendasarinya.

Pengobatan Keputihan oleh Dokter

Pada laman tanya-jawab Klikdokter.com, dr. Rio Aditya menjelaskan bahwa jika keputihan yang dialami normal, maka Anda hanya perlu menjaga kebersihan area vagina dengan baik, caranya:
  • Ganti celana dalam jika berkeringat atau lembab.
  • Jangan memakai celana ketat.
  • Gunakan celana yang mampu menyerap keringat.
  • Hindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang bisa merusak keseimbangan bakteri alami.
  • Jika ingin menggunakan panty liner, maka pilihlah yang tidak mengandung pengharum.

Apabila keputihan yang dialami tidak normal yang diakibatkan infeksi, maka perlu dilakukan pengobatan dengan antijamur, antibiotik atau antiparasit (sesuai dengan kuman penyebabnya).

Namun ingat, pengobatan yang tidak tepat (seperti penggunaan dosis  pengobatan yang tidak tepat, dll), alih-alih mengobati justru dapat menimbulkan kekebalan pada kuman penyebabnya.

Sehingga jika keputihan tidak normal yang dialami terasa parah, membuat tidak nyaman, bahkan membuat tidak bisa beraktivitas, maka disarankan memeriksakan diri ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mengetahui  penyebab pastinya.

Dari laman tanya-jawab Klikdokter.com, seorang Wanita berusia 19 tahun bertanya: “Saya mengalami keputihan kuning yang berbau, beberapa hari yang lalu saya diperiksa ke dokter dan diberi obat mezatrin 250mg dan levocin 500mg. Kemudian saya membaik, tapi hari ini keluar lagi keputihan kuning berbau itu. Apa yang baiknya saya lakukan? “

Maka dr. Fiona Amelia MPH menjawab bahwa dua obat yang dikonsumsi tersebut merupakan obat jenis antibiotik yaitu azithromycin dan levofloxacin. Antibiotik ini untuk mengatasi keputihan yang disebabkan oleh infeksi bakteri.

Jika saat ini keputihan kuning berbau masih ada, maka tampaknya infeksi bakterinya belum tuntas diatasi. Anda memerlukan pengobatan ulang dengan antibiotik (kemungkinan akan diganti dengan jenis antibiotik lain), dan pastikan Anda menjaga kebersihan vagina dengan cairan pembersih yang memiliki pH yang sama dengan vagina, yaitu sekitar 3.5.

Jika kondisi keputihan cukup parah, maka pencucian vagina dengan bahan-bahan seperti daun sirih dan lainnya tidak dianjurkan.

Kami sarankan agar Anda memeriksakan diri kembali ke dokter kulit untuk memastikan penyebabnya, sehingga akan mendapatkan obat antibiotik yang tepat.

Referensi Lainnya:

20 Manfaat Buah Alpukat Untuk Kesehatan, Diet, Awet Muda, Kulit, Ibu Hamil

Buah alpukat sudah umum diketahui dan banyak dijual di pasaran. Buah ini sering dimanfaatkan untuk banyak hal, seperti dibuat menjadi jus, bahan campuran salad, roti panggang, dan lainnya.

Buah Alpukat
Buah Alpukat | Photo credit: Pxhere.com

Berikut kandungan gizi buah alpukat dalam 100 gram bersumber dari Nutritiondata.self.com.

VITAMIN
Vitamin A: 146IU 3% AKG
Vitamin B6: 0.3mg 13% AKG
Vitamin C: 10.0mg 17% AKG
Vitamin E: 2.1mg 10% AKG
Vitamin K: 21.0mcg 26% AKG
Thiamin: 0.1mg 4% AKG
Riboflavin: 0.1mg 8% AKG
Niasin: 1.7mg 9% AKG
Folat: 81.0mcg 20% AKG
Asam pantotenat: 1.4mg 14% AKG
Beta Karoten: 62.0mcg
Beta Cryptoxanthin: 8.0mcg
Lutein+Zeaxanthin: 271mcg
Kolin: 14.2mg
Betaine 0.7mg

MINERAL
Kalsium: 12.0mg 1% AKG
Zat Besi: 0.5mg 3% AKG
Magnesium: 29.0mg 7% AKG
Fosfor: 52.0mg 5% AKG
Potassium: 485mg 14% AKG
Sodium: 7.0mg 0% AKG
Zinc: 0.6mg 4% AKG
Copper: 0.2mg 9% AKG
Mangan: 0.1mg 7% AKG
Selenium: 0.4mcg 1% AKG
Fluoride: 7.0mcg

LAINNYA
Protein: 2.0g 4% AKG
Kalori: 160(670 kJ) 8% AKG
Total Karbohidrat: 8.5g 3% AKG

Diatas merupakan data kandungan gizi buah alpukat dalam 100 gram. AKG (Angka Kecukupan Gizi) adalah kebutuhan rata-rata zat gizi dalam sehari bagi hampir semua orang sehat.

Berikut di bawah ini berbagai manfaat buah alpukat:

1. Menjaga Kesehatan dan Fungsi Otak

Pada artikel berjudul Avocado as a Brain Food (Livestrong.com) menyebutkan bahwa alpukat kaya nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan otak.

Ilustrasi Kecerdasan Otak
Ilustrasi Kecerdasan Otak | Photo credit: Flickr.com

Menurut sebuah ulasan yang diterbitkan dalam "Nature Reviews Neuroscience" pada Juli 2008, alpukat kaya akan nutrisi yang membuatnya menjadi "makanan otak", yang bermanfaat untuk meningkatkan fungsi kognitif, seperti memori dan konsentrasi.

Alpukat mengandung folat, yang berperan sangat penting untuk kesehatan otak dan pemeliharaan fungsi kognitif, termasuk memori (daya ingat). Kekurangan asupan ini bisa menyebabkan penurunan kognitif dan penyakit Alzheimer.

Pada artikel berjudul Manfaat Alpukat untuk Kesehatan Otak (Nationalgeographic.co.id) menyebutkan adanya studi terbaru yang menyatakan bahwa buah alpukat dapat meningkatkan kemampuan otak.

Penelitian tersebut dipublikasikan dalam jurnal Frontiers in Aging Neuroscience, dengan melibatkan 60 orang berusia 25-45 tahun.

Tim peneliti mengukur level asupan lutein pada peserta, peserta juga diminta melakukan olahraga yang perlu konsentrasi tinggi.

Hasil penelitian menunjukan bahwa mereka yang lebih tua namun dengan kadar lutein tinggi, ternyata mempunyai kemampuan respon saraf yang setara dengan orang yang lebih muda.

Lutein bisa ditemukan pada buah alpukat, telur dan sayuran berdaun hijau (seperti bayam dan kale).

Tim peneliti terus mengkaji tentang manfaat asupan lutein dalam menjaga kesehatan dan meningkatkan kemampuan otak.

2. Menurunkan Kolesterol

Pada tulisan berjudul Alpukat Terbukti Bisa Turunkan Kolesterol (Lifestyle.kompas.com) menjelaskan bahwa penelitian telah membuktikan alpukat mampu menurunkan kadar kolesterol jahat.

Walaupun buah alpukat tinggi lemak, namun lemak yang terkandung di dalam alpukat merupakan lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk kesehatan.

Sebuah penelitian yang dipulikasikan di Journal of Clinical Lipidology menemukan bahwa orang-orang yang rutin konsumsi buah alpukat (setengah sampai satu buah alpukat per hari) mengalami penurunan kadar kolesterol secara signifikan.

Makan alpukat mampu membasmi LDL (kolesterol jahat). Para peneliti dari Hass Avocado Board, California menjelaskan bahwa dengan berhasil menurunkan kadar kolesterol jahat, sehingga risiko penyakit jantung pun akan menurun.

Menumpuknya kolesterol jahat di dalam tubuh mengakibatkan resiko berbagai penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung yang semakin sering diderita oleh orang-orang di dunia.


3. Untuk Kesehatan Mata

Alpukat mengandung antioksidan kuat yang bermanfaat untuk melindungi dan menjaga kesehatan mata. Selain itu, di dalam alpukat terkandung senyawa Lutein dan Zeaxanthin yang juga memiiki peran sangat penting untuk kesehatan mata.

Ilustrasi Mata Sehat
Ilustrasi Mata Sehat | Photo credit: Pxhere.com

Studi menunjukkan bahwa nutrisi di dalam alpukat tersebut terkait dengan penurunan risiko katarak dan degenerasi makula, yang umum terjadi pada lansia.

Sehingga mengonsumsi alpukat memiliki manfaat untuk kesehatan mata dalam jangka panjang.

Pada artikel berjudul Manfaat Alpukat Bagi Manula, Tingkatkan Penglihatan dan Ingatan (Suara.com) menyebutkan sebuah studi yang diterbitkan dalam Jurnal Nutritiens, studi tersebut menyimpulkan bahwa orang lanjut usia hendaknya makan buah alpukat secara rutin karena manfaatnya mampu meningkatkan ingatan dan kesehatan mata.

Penelitian tersebut melibatkan 40 orang berusia 50 tahun ke atas, mereka diminta mengonsumsi satu buah alpukat segar dalam sehari selama enam bulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mereka mengalami peningkatan tingkat lutein sebesar 25 persen dan peningkatan fungsi kognitif.

Lutein merupakan senyawa yang berperan dalam menjaga kesehatan mata, serta bisa bertindak sebagai agen anti-inflamasi dan anti-oksidan.

Seorang peneliti bernama Elizabeth Johnson dari Universitas Tufts, menjelaskan bahwa alpukat mengandung lemak tak jenuh tunggal, lutein, serat dan bioaktif lainnya yang membuatnya efektif dalam memperkaya kadar lutein syaraf, yang bermanfaat bagi kesehatan mata dan juga kesehatan otak.

4. Membantu Menurunkan Berat Badan

Pada artikel berjudul Are Avocados Useful for Weight Loss, or Fattening? (Healthline.com) menjelaskan bahwa alpukat ternyata dapat membantu usaha menurunkan berat badan. Alpukat tinggi serat dan lemak sehat yang membantu Anda merasa kenyang lebih lama.

Timbangan
Photo credit: Wikimedia.org

Manfaat alpukat membuat tubuh kenyang lebih lama, yang berarti mencegah Anda sering makan, sehingga Anda berpotensi mengonsumsi lebih sedikit kalori secara keseluruhan.

Sebuah studi telah membuktikan bahwa makanan seperti alpukat mampu menekan nafsu makan pada orang yang kelebihan berat badan dan obesitas.

Beerapa bukti awal menunjukkan bahwa alpukat dapat membantu melawan kenaikan berat badan.

Bahkan pada sebuah penelitian disebutkan bahwa orang-orang (peserta penelitian) yang mengonsumsi alpukat cenderung lebih sehat dan lebih kurus daripada yang tidak mengonsumsi alpukat.

Meskipun alpukat sehat dan kaya serat, namun alpukat juga mengandung kalori. Pastikan untuk mengonsumsi alpukat pada porsi yang wajar, agar bisa bermanfaat untuk menurunkan berat badan.

Pada tulisan berjudul Tips Diet Alpukat, Turunkan 3 Kg dalam 3 Minggu Saja! (Vemale.com) menjelaskan tentang salah satu cara alami menurunkan berat badan yaitu dengan mengonsumsi buah alpukat.

Buah alpukat terkadang dianggap menggemukkan oleh sebagian orang karena memiliki asupan lemak.

Padahal, setelah diteliti lebih lanjut, alpukat mengandung jenis lemak sehat, selain itu alpukat mengandung serat, zat besi, kalsium vitamin A, E, K dan C.

Jika Anda berencana diet, alpukat dapat membantu Anda untuk menyukseskan usaha menurunkan 3kg dalam tiga minggu. Salah satu menu yang bisa Anda ikuti yaitu:

Sarapan:  1 buah alpukat + 3 sdm plain yogurt
Makan siang: 3 buah alpukat + 1 sdm yogurt + 1 cangkir teh tawar
Makan malam: 1 buah alpukat + 1 sdm madu

Untuk pendamping buah alpukat, Anda bisa memilih madu dan yogurt. Terapkan menu diet tersebut setiap hari selama tiga minggu, sembari juga memperbanyak minum air putih ataupun air putih hangat, atau juga teh tawar.

Buah alpukat bisa mengenyangkan, sehingga mencegah Anda dari mengonsumsi secara berlebihan makanan seperti nasi, daging, lauk pauk, dll.


5. Baik Bagi Kesehatan Jantung

Pada tulisan berjudul Are Avocados Good for Your Heart? (Livestrong.com) menyebutkan bahwa alpukat benar-benar buah yang sehat bagi jantung. Meskipun alpukat tinggi lemak total, namun mayoritas lemak dalam bentuk lemak tak jenuh tunggal.

Jantung Sehat
Photo credit: Pixabay.com

Selain itu, alpukat kaya serat makanan, vitamin dan mineral yang memiliki manfaat untuk kardiovaskular.

Sebagian besar lemak yang terkandung dalam buah alpukat adalah jenis lemak tak jenuh tunggal, yang sehat untuk jantung.

Asupan lemak tak jenuh tunggal dapat bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol total dan LDL di dalam tubuh. Bahkan, alpukat bermanfaat untuk meningkatkan sedikit kadar HDL. Hal ini diungkapkan oleh Harvard School of Public Health.

Vitamin B6 dan folat yang terkandung dalam alpukat berfungsi penting dalam tubuh manusia seperti membantu dalam metabolisme energi, membentuk DNA dan sel-sel baru, hingga mendukung kesehatan jantung.

Jika kadar homocysteine ​​yang bersirkulasi dalam aliran darah terlalu tinggi, maka risiko terkena stroke dan serangan jantung meningkat. Konsumsi makanan yang kaya folat, vitamin B6 dan B12 dapat menurunkan kadar homocysteine.

Alpukat mengandung kalium yang bermanfaat dalam relaksasi otot, dan membantu mengurangi efek buruk natrium. Dimana menurut American Heart Association, salah satu pemicu tekanan darah tinggi yaitu disebabkan oleh tingginya asupan natrium garam.

Asupan vitamin E alami buah alpukat dapat bermanfaat untuk mencegah timbulnya penyakit jantung koroner, hal ini menurut National Institutes of Health Office of Dietary Supplements.

Vitamin E menghambat oksidasi kolesterol jahat (LDL). Oksidasi LDL menyebabkan bahaya plak yang menempel ke dinding arteri, yang kemudian terjadi penyempitan arteri (atherosclerosis).

Alpukat mengandung serat makanan, menurut Badan Makanan dan Nutrisi dari Institute of Medicine bahwa konsumsi makanan kaya serat bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol darah, terutama LDL.

6. Mencegah Kanker

Dari laman Vemale.com, buah alpukat mengandung antioksidan yang tinggi yang melindungi tubuh dari serangan kanker. Senyawa antioksidan di dalam alpukat bekerja untuk menghentikan pertumbuhan sel kanker.

Ilustrasi kanker
Ilustrasi kanker | Photo credit: Wikimedia.org

Alpukat sudah dikenal dapat mencegah kanker mulut, penelitian juga menemukan bahwa alpukat mampu mencegah kanker jenis lain, seperti kanker payudara.

Peneliti menjelaskan bahwa buah alpukat mengandung vitamin E yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker, dan bermanfaat untuk menurunkan resiko kanker payudara.

Dari laman Health.detik.com, buah alpukat disebut-sebut mampu menghancurkan sel kanker. Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa buah alpukat mengandung lemak sehat yang mampu  memerangi leukemia myeloid akut atau acute myeloid leukaemia (AML).

Peneliti dari Kanada menyebutkan bahwa molekul lemak yang ditemukan dalam alpukat dinilai mampu memecahkan sel-sel induk leukemia yang merupakan sumber awal dari tumbuhnya sel-sel darah yang abnormal. Leukimia adalah penyakit mematikan.

Para peneliti melakukan penelitian lebih lanjut untuk membuat obat yang menggunakan ekstrak alpukat. Obat tersebut diharapkan dapat meningkatkan harapan dan kualitas hidup pasien AML.

Salah satu peneliti yang terlibat, Prof Paul Spagnuolo dari University of Waterloo, menjelaskan bahwa keberadaan sel induk ini kemungkinan besar merupakan sumber dari perkembangan penyakit mematikan leukimia ini.

Sel induk tersebut menyebabkan banyak pasien leukemia yang penyakitnya sering kambuh.

"Kami telah beberapa kali melakukan pengujian untuk mengetahui apakah ekstrak obat ini bisa bekerja pada tingkat molekuler. Ternyata kandungan lemak ini mampu menargetkan sel induk dengan baik," kata Prof Spagnuolo.

Prof Spagnuolo juga telah bekerja sama dengan Centre for Commercialization of Regenerative Medicine (CCRM) di Toronto, Kanada. Dimana sekarang pada penelitian obat tersebut, sedang dalam tahap uji klinis.


7. Meredakan Radang Sendi 

Pada laman Klikdokter.com, dr. Citra Roseno menjelaskan bahwa buah alpukat memiliki manfaat kesehatan untuk membantu mengurangi radang sendi. Manfaat antiradang buah alpukat berkat kandungan antioksidan fitosterol dan asam lemak omega-3 yang ada di dalamnya.

Radang Sendi
Radang Sendi | Photo credit: Shutterstock.com / By 9nong

Pada artritis, munculnya peradangan adalah penyebab awal terjadinya gejala pembengkakan, nyeri pada sendi, dan kemerahan.

Beberapa studi telah meneliti manfaat alpukat untuk membantu mengatasi radang sendi. Alpukat dimanfaatkan dalam campuran ekstrak berbentuk minyak, terdiri dari ekstrak alami minyak alpukat (sebanyak 1/3) dan sisanya minyak kacang kedelai.

Ekstrak ini disebut ASU (Avocado Soybean Unsaponifiables), yang diharapkan bisa mengurangi progresivitas radang sendi (seperti osteoartritis).

Ekstrak ini bekerja dengan cara memblokir zat kimia yang memicu peradangan, mencegah kerusakan sel yang melapisi sendi, dan memaksimalkan proses regenerasi jaringan ikat sendi.

ASU telah diteliti secara luas di Eropa, bahkan sudah umum digunakan dalam pengobatan osteoartritis.

Sebuah studi yang diterbitkan pada Journal of Rheumatology tahun 2003, membuktikan bahwa ASU bisa menghambat kerusakan tulang rawan dan membantu proses perbaikan jaringan.

Studi meta-analisis tahun 2008 menemukan bahwa ASU bekerja untuk mengatasi gejala radang sendi pinggul dan lutut.

8. Manfaat Alpukat Untuk Ibu Hamil

Pada artikel berjudul 7 Manfaat Sehat Alpukat untuk Ibu Hamil (Kompas.com) menjelaskan bahwa buah alpukat mengandung kalsium, dimana selama masa kehamilan tubuh membutuhkan asupan kalsium lebih banyak. Disinilah manfaat penting konsumsi alpukat untuk memenuhi asupan kalsium Ibu Hamil.

Ibu Hamil
Ibu Hamil | Photo credit: Pxhere.com

Asupan kalsium sangat diperlukan ibu hamil sebagai zat pembangun dan pembentukan tulang pada bayi.

Asam folat yang terkandung dalam alpukat juga sangat penting dalam proses pertumbuhan bayi. Selain itu asam folat juga bermanfaat untuk mencegah terjadinya cacat syaraf pada janin.

Peran penting lainnya dari asam folat yaitu mencegah komplikasi pada Ibu Hamil seperti anemia, insomnia, gangguan mood dan preeklamsia (tekanan darah tinggi pada ibu hamil).

Alpukat mengandung vitamin C. Vitamin C sangat diperlukan Ibu Hamil untuk mengoptimalkan proses penyerapan zat besi di dalam tubuh. Hal ini penting agar Ibu Hamil terhindar dari anemia.

Alpukat mengandung vitamin C alami, Anda harus menghindari konsumsi vitamin C kimiawi karena dikhawatirkan berdampak buruk pada janin.

Mengonsumsi alpukat dapat meningkatkan produksi hormon prolaktin. Dimana vitamin E dapat menghasilkan hormon prolaktin. Apabila ibu hamil kekurangan hormon prolaktin maka dampaknya bisa merusak kondisi mood dan emosional.

Asupan vitamin K dalam apukat bermanfaat dalam membantu proses pembentukan sel darah merah, dan menjaga perkembangan janin.

Ibu hamil bisa mengonsumsi alpukat sebanyak setengah cangkir, hindari mengonsumsi alpukat secara berlebihan.

9. Mencegah Diabetes

Pada laman Lifestyle.okezone.com menyebutkan ada banyak manfaat alpukat, salah satunya yang sangat penting yaitu mencegah diabetes tipe 2.

Cek Gula Darah
Photo credit: Health.mil

Beberapa penelitian menemukan bahwa asupan lemak baik dalam alpukat bisa menstabilkan kadar insulin dan gula darah. Sehingga konsumsi alpukat dalam jumlah yang secukupnya mampu membuat Anda terhindar dari diabetes tipe 2.

Kandungan lemak dalam buah alpukat merupakan jenis lemak baik. Konsumsi alpukat juga bermanfaat untuk menurunkan kadar LDL (kolesterol jahat).

Bahkan, konsumsi alpukat bisa membuat pola makan menjadi lebih baik secara keseluruhan, membuat kenyang lebih lama, menjaga produksi insulin, dan menurunkan kadar homosistein pemicu penyakit kardiovaskular.

loading...

10. Melembabkan Kulit Wajah

Tentunya orang-orang ingin mempunyai kulit yang halus, bersih dan lembab. Hanya saja, padatnya pekerjaan berdampak buruk pada beberapa hal, salah satunya masalah pada kulit seperti kulit kering dan lainnya.

Pada artikel berjudul Cara Alami Melembabkan Kulit Pakai Masker Buah Alpukat (Vemale.com) menjelaskan bahwa kulit kering bisa diatasi melalui perawatan dari dalam maupun luar.

Perawatan kulit dari dalam yaitu dengan minum air putih yang cukup, hingga mengonsumsi buah dan sayuran.

Adapun perawatan kulit dari luar yaitu dengan rajin mencuci wajah, menerapkan masker, hingga menerapkan scrup wajah.

Tentang perawatan kulit dari luar, Anda bisa menerapkan masker alami alpukat. Buah alpukat memiliki kandungan yang dapat melembabkan kulit secara alami, serta mencerahkan dan menghaluskan kulit.

Berikut cara membuat masker alpukat. Pertama-tama siapkan:
  • 1 buah alpukat
  • 2 sdm madu

Langkah-langahnya:
  1. Haluskan buah alpukat lalu campurkan dengan madu. 
  2. Anda perlu mencampurkan keduanya sampai membentuk pasta. 
  3. Cuci kulit wajah Anda dengan air mengalir hingga bersih, lalu keringkan dengan handuk. 
  4. Oleskan masker alami ini menggunakan jari tangan ke wajah. 
  5. Oleskan hingga secara merata dan sembari memijat lembut.
  6. Lalu diamkan selama beberapa menit. 
  7. Jika masker telah cukup kering, maka bilas wajah kembali dengan air bersih.

Anda juga bisa melakukan sentuhan terakhir dengan menerapkan pelembab alami seperti minyak zaitun.

Apabila terjadi iritasi pada kulit wajah maka hentikan penggunaan, segera cuci bersih kulit, lalu kompres dengan air es.

Adapun dari laman Lifestyle.okezone.com, cara membuat masker alpukat untuk melembabkan kulit secara alami, pertama-tama haluskan satu buah daging alpukat hingga halus, lalu campurkan dengan satu sdm madu alami.

Setelah tercampur rata, oleskan campuran tersebut sebagai masker ke area wajah. Lalu diamkan selama 10-15 menit, baru kemudian bilas wajah dengan air hangat.

11. Menangkal Paparan Radikal Bebas

Sebenarnya tubuh terkena radikal bebas dari lingkungan sekitar, seperti paparan sinar matahari, asap rokok, asap kendaraan, polusi udara, bahan kimia industri, radiasi, hingga makanan/minuman yang diknosumsi.

Radikal Bebas Merusak DNA Tubuh dan Penyebabnya
Radikal Bebas Merusak DNA Tubuh dan Penyebabnya | Photo credit: Justbeautify.com

Terlalu banyak radikal bebas yang berada di dalam tubuh mengakibatkan tubuh mengalami stres oksidatif.

Stres oksidatif adalah keadaan dimana jumlah radikal bebas jauh lebih banyak dibandingkan pertahanan antioksidan, dampaknya menimbulkan kerusakan sel-sel dalam tubuh.

Stres oksidatif menyebabkan berbagai penyakit seperti alzheimer, hipertensi, radang sendi, stroke, penyakit jantung, aterosklerosis, tukak lambung, hingga yang terburuk yaitu kanker.

Bahaya radikal bebas yaitu merusak kode DNA, sehingga sel-sel baru tumbuh secara tidak benar dan tidak terkontrol.

Dari laman Merdeka.com, Penelitian di Meksiko menemukan bahwa alpukat dapat bermanfaat untuk memperlambat proses penuaan dan menyembuhkan penyakit kronis. Minyak yang terkandung dalam alpukat terbukti dapat menangkal efek buruk radikal bebas.

Peneliti menjelaskan bahwa kandungan minyak alpukat mampu menembus ke dalam mitokondria, itu adalah bagian penting dari fungsi sel tubuh.

Kandungan antioksidan yang terkandung dalam wortel ataupun tomat sebenarnya dapat bekerja untuk menangkal radikal bebas, namun tidak bisa masuk menembus ke dalam mitokondria.

Peneliti bernama Christian Cortes-Rojo, yang berasal dari Universitas Michoacana de San Nicolas de Hidalgo, Meksiko, menjelaskan bahwa jika antioksidan tidak mampu menembus ke dalam mitokondria, dampaknya radikal bebas bisa merusak mitokondria.

Bahaya dari kerusakan mitokondria adalah terhambatnya produksi energi tubuh dan menyebabkan masalah pada sel-sel tubuh.

Pada penelitian laboratorium, peneliti menemukan bahwa minyak alpukat mampu berfungsi menjaga sel-sel tubuh dari paparan radikal bebas.

Pada artikel berjudul Alpukat Mencegah Sekaligus Membunuh Sel Kanker (Beritasatu.com) menjelaskan bahwa buah alpukat kaya akan antioksidan, yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Antioksidan berfungsi untuk mencegah tingginya jumlah radikal bebas di dalam tubuh. Mencegah radikal bebas berarti mencegah sel-sel kanker tumbuh dan menyebar di dalam tubuh.

Sebuah studi yang dilakukan oleh ilmuwan di Ohio State University, menemukan bahwa ekstrak alpukat berfungsi untuk membasmi sel-sel prakanker dan mencegah pembentukan sel kanker yang baru.

12. Mengontrol Tekanan Darah

Pada tulisan berjudul Makan Satu Buah Alpukat Setiap Hari Bantu Kontrol Tekanan Darah (Detik.com) menyebutkan bahwa hasil penelitian menunjukan bahwa buah alpukat diyakini bisa membantu mengontrol tekanan darah.

Alat Mengecek Tekanan Darah
Alat Mengecek Tekanan Darah | Photo credit: Pixabay.com

Penelitian dengan melibatkan 45 orang yang mengidap obesitas, mereka diberikan asupan alpukat sebanyak satu buah dalam sehari.

Hasil penelitian menemukan bahwa konsumsi buah alpukat efektif untuk menurunkan tekanan darah. Penelitian ini diterbitkan di dalam Journal of the American Heart Association

Peneliti menjelaskan bahwa dengan mengonsumsi buah alpukat secara rutin, serta menerapkan pola hidup sehat, maka pasien hipertensi stadium ringan tampaknya tidak perlu lagi mengonsumsi obat-obatan.

Peneliti menjelaskan bahwa konsumsi buah alpukat secara teratur juga bisa menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), dan menjaga efektivitas insulin untuk mengatasi diabetes.

Loading...

13. Membuat Awet Muda dan Memerangi Penyakit

Pada artikel berjudul Alpukat Membuat Awet Muda dan Memerangi Penyakit (Pikiran-rakyat.com), disebutkan bahwa buah alpukat dapat bermanfaat untuk mencegah tanda-tanda penuaan dini dan mencegah penyakit.

Peneliti menemukan bahwa minyak alpukat mampu menangkal paparan radikal bebas, yang bahayanya menimbulkan penyakit serius dan pemicu penuaan dini.

Konsumsilah alpukat agar Anda bisa lebih awet muda. Selain dari dalam, alpukat juga bisa dimanfaatkan untuk perawatan luar.

Pada laman Tribunnews.com, menyebutkan cara perawatan kulit wajah agar lebih sehat, lembab dan awet muda, yaitu dengan menggunakan masker dari bahan alami.

Untuk mereka yang mengalami wajah kering, maka dapat membuat masker alpukat yang kaya vitamin dan mineral. Gunakan masker daging alpukat yang dihaluskan dan ditambah madu.

Untuk membuatnya, pertama-tama belah alpukat menjadi dua bagian, lalu ambil satu bagian dan haluskan dengan garpu atau blender.

Lalu Anda campurkan dengan sedikit madu (atau bisa juga dengan minyak zaitun, terserah Anda). Lalu oleskan campuran tersebut ke kulit wajah.

Setelah selesai mengoleskan, maka diamkan saja selama 30 menit.

Setelah itu, barulah bilas wajah dengan air bersih. Perawatan alami ini dilakukan 1-2 kali dalam seminggu.

Minyak alami pada buah alpukat memberikan manfaat agar kulit menjadi sehat, awet muda, tidak kering dan terhindar dari masalah kulit bersisik.

14. Orang yang Konsumsi Alpukat Cenderung Lebih Sehat

Dari artikel berjudul 12 Proven Health Benefits of Avocado (Healthline.com) menjelaskan bahwa terdapat sebuah studi yang mencoba mengamati kebiasaan mengonsumsi buah alpukat dalam sehari-hari. Studi ini dengan menganalisa data dari 17.567 peserta dalam survei NHANES di AS.

Ilustrasi Bahagia dan Sehat
Ilustrasi Bahagia dan Sehat | Photo credit: Flickr.com

Mereka yang rutin mengonsumsi buah alpukat diketahui jauh lebih sehat daripada mereka yang tidak/jarang konsumsi buah alpukat.

Peneliti menyebutkan bahwa buah alpukat memiliki asupan nutrisi yang sangat tinggi. Selain itu, orang-orang yang mengonsumsi buah alpukat dalam jumlah cukup memiliki berat badan yang lebih terkontrol, dan lebih terhindar dari masalah kolesterol.

Survei tersebut menunjukan bahwa orang-orang yang mengonsumsi alpukat memiliki asupan nutrisi yang jauh lebih tinggi, dan juga memiliki risiko sindrom metabolik yang lebih rendah.

15. Baik Untuk Rambut dan Kulit Kepala

Dari laman Merdeka.com, menyebutkan buah alpukat kaya akan nutrisi, vitamin serta mineral. Dimana alpukat tidak hanya nikmat dimakan, selain itu juga sering dimanfaatkan sebagai bahan perawatan rambut dan kulit tubuh.

Rambut
Photo credit: Pixabay.com

Alpukat dapat dimanfaatkan sebagai conditioner alami yang efektif untuk mengatasi rambut kering. Dimana di dalam alpukat terkandung minyak alami yang baik bagi rambut.

Hancurkan daging buah alpukat lalu aplikasikan pada rambut, dimulai dari pangkal hingga ujung rambut.

Kandungan vitamin dan mineral di dalam alpukat juga bermanfaat untuk melindungi batang rambut dari dampak buruk polusi, dan merangsang pertumbuhan rambut.

Minyak alami dalam buah alpukat berfungsi untuk memperbaiki kondisi rambut yang bercabang, kering dan rapuh.

Selain itu, Anda juga bisa memiliki rambut yang lebih halus dan berkilau, hal ini berkat kandungan vitamin dan asam lemak omega 3 di dalam buah alpukat.

Secara umum, buah alpukat memiliki kandungan penting yang dibutuhkan untuk menutrisi rambut dan kulit kepala.

Pada laman Vemale.com menyebutkan bahwa kandungan di dalam buah alpukat dapat bermanfaat untuk membuat rambut lebih sehat, kuat dan indah. Cara memanfaatkannya yaitu pertama-tama sipkan bahan-bahan:
  • 1 buah alpukat (ambil daging buahnya)
  • 3 sdm madu
  • 3 sdm minyak kelapa

Langkah-langkahnya:
  1. Ambil buah alpukat lalu haluskan (bisa dengan blender ataupun garpu).
  2. Lalu campurkan dalam sebuah wadah bersama madu dan minyak kelapa. 
  3. Campurkan sampai ketiga bahan tersebut menyatu dengan rata. 
  4. Apabila sudah, maka basahi rambut Anda dengan air bersih. 
  5. Beberapa saat kemudian, aplikasikan campuran tersebut ke rambut dan kulit kepala. 
  6. Oleskan secara menyeluruh ke rambut, sembari memijat lembut dengan jari tangan. 
  7. Setelah selesai mengoleskan, maka diamkan sekitar 30 menit.
  8. Lalu bersihkan rambut kembali, dan lakukan keramas seperti biasa. 

Perawatan ini dapat membuat rambut lebih berkilau, lebih sehat, kuat dan terhindar dari masalah rambut bercabang.

Manfaat Lainnya

Pada artikel berjudul 19 Best Benefits Of Avocado (Organicfacts.net) menyebutkan banyak manfaat buah alpukat, diantaranya:

Menjaga Kesehatan Hati. Alpukat bermanfaat dalam mencegah atau mengurangi kerusakan hati. Di dalam alpukat terkandung senyawa organik yang berfungsi untuk meningkatkan kesehatan hati. Kerusakan hati umumnya terjadi akibat Hepatitis C. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa alpukat memiliki peran utama dalam menguatkan dan melindungi hati dari berbagai macam kondisi.

Menjaga Fungsi Ginjal. Keseimbangan mineral dan cairan sangat penting dijaga bagi mereka yang menderita gangguan ginjal kronis. Alpukat adalah sumber potasium yang baik. Potassium adalah kandungan penting dalam membantu menjaga keseimbangan cairan untuk sel dan organ. Keseimbangan cairan ini penting untuk menjaga fungsi ginjal dalam menyaring cairan dan racun di dalam tubuh.

Memberikan Energi Untuk Atlet. Atlet membutuhkan banyak energi dan harus menjaga asupan nutrisi dengan baik. Alpukat memberikan nutrisi penting bagi para atlet untuk menjaga tingkat energi yang dibutuhkannya. Selain itu, alpukat mengandung phytochemical yang merupakan sumber bahan bakar alami untuk tubuh.

Mengatasi Morning Sickness. Morning sickness adalah hal yang umum terjadi selama masa kehamilan. Alpukat membantu mengatasi mual selama masa kehamilan karena mengandung vitamin B6, yang manfaatnya mampu mengurangi rasa mual dan muntah.

Memperkuat Tulang. Alpukat mengandung karotenoid seperti zeaxanthin dan lutein yang manfaatnya dapat menurunkan risiko defek kartilago (gejala osteoarthritis). Asupan makanan seperti alpukat dapat mengurangi risiko osteoarthritis. Asupan mineral penting dalam alpukat yaitu kalsium, zinc, fosfor, tembaga dan selenium, berperan dalam menjaga kepadatan tulang.